Sekapur Sirih

Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali dalam rangka mewujudkan tugas dan fungsi pembangunan adalah menyiapkan penyediaan dan membangun infrastruktur melalui perencanaan, pelaksanaan pembangunan serta pengawasan dan pengendalian serta perusahaan pertambangan dan energi yang berwawasan lingkungan selaras dengan perkembangan ekonomi kerakyatan.

Infrastruktur dalam lingkup pekerjaan umum berupa:

1. Infrastruktur Jalan, sebagai prasarana system distribusi lalu lintas barang dan manusia maupun sebagai prasarana pembentuk struktur ruang wilayah,

2. Infrastruktur Sumber Daya Air, sebagai prasarana untuk mendukung system pengaturan, penyimpanan dan pendistribusian air maupun prasarana untuk pengendalian daya rusak air,

3. Infrastruktur Keciptakaryaan pada kawasan perkotaan dan pedesaan, sebagai pendukung kualitas kehidupan dan penghidupan masyarakat yang mencakup pelayanan system transportasi lokal, penyediaan air minum dan sanitasi lingkungan, termasuk penanganan sampah, penyediaan system drainase untuk mengatasi genangan dan pengendalian banjir, penanganan sytem pembuangan air limbah domestik, serta penataan ruang dalam menata struktur dan pemanfaatan serta pengendalian tata ruang wilayah nasional.

Infrastruktur yang juga sering disebut fisik dan prasarana di samping memiliki keterkaitan dengan kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan juga terhadap proses pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan indikasi bahwa wilayah yang memiliki kelengkapan sistem infrastruktur dan berfungsi baik, mempunyai tungkat kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan serta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pula. Sebaliknya, keberadaan infrastruktur yang minim dan tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan problem sosial dan lingkungan.

Infrastruktur adalah sarana yang terkait langsung dengan kehidupan masyarakat dan memiliki peranan penting dalam mendukung ekonomi, sosial-budaya, dan kesatuan dan persatuan yang mengikat dan menghubungkan antar daerah yang ada, tidak hanya di wilayah provinsi Bali danjuga di Republik Indonesia. Pembangunan infrastruktur mempunyai peran vital dalam mewujudkan pemenuhan Hak Dasar Rakyat seperti pangan, sandang, papan, rasa aman, pendidikan, kesehatan dan lain-lain tanpa mengabaikan peran penataan lingkungan dan tata ruang yang dilandasi kearifan lokal masyarakat Bali dalam mewujudkan Bali Clean and Green.

Infrastruktur merupakan katalisator di antara proses produksi, pasar dan konsumsi akhir. Keberadaan infrastruktur memberikan gambaran tentang kemampuan berproduksi masyarakat dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Infrastruktur merupakan modal sosial masyarakat (social overhead capital) yaitu barang-barang modal esensial sebagai tempat bergantung bagi perkembangan ekonomi dan merupakan prasyarat agar berbagai aktivitas masyarakat dapat berlangsung. Dengan demikian, usaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi tidak mungkin dicapai apabila tidak ada ketersediaan infrastruktur yang memadai atau dengan kata lain infrastruktur adalah basic determinant atau kunci bagi perkembangan ekonomi.

Oleh karena itu, keberadaan infrastruktur yang baik akan dapat mendorong terciptanya stabilitas berbagai aspek dalam masyarakat guna menunjang laju pembangunan nasional.
Secara tidak langsung, pembangunan infrastruktur bidang ke PU an akan mendukung produktivitas sektor ekonomi lainnya sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kondisi sosial-budaya kehidupan masyarakat melalui efek berganda. Sedangkan secara langsung terkait sektor konstruksi, infrastruktur PUjuga akan menciptakan kesempatan kerja dan usaha.

Untuk itulah maka Pemerintah Provinsi Bali selalu memberikan perhatian untuk mengutamakan pembangunan infrastruktur, mengingat peran dan konstribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi sangat besar. Keberadaan infrastruktur, telah terbukti berperan sebagai instrumen bagi pengurangan kemiskinan, pembuka daerah terisolasi, dan mempersempit kesenjangan antarwilayah. Dengan demikian, investasi infrastruktur baik dari pemerintah maupun swasta dan masyarakat perlu terus didorong melalui penyempumaan regulasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi sektor riil, penyerapan tenaga kerja guna mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta menumbuhkan investasi sektor lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s